3 Mekanisme Kajian

Kajian Perda Persampahan

BAB III  MEKANISME PELAKSANAAN KAJIAN

A. RENCANA KERJA

Kajian Perda Persampahan dilakukan dalam jangka waktu dua bulan dengan perincian kegiatan:

1. Tahap Pertama

Tahap pertama dilakukan dalam dua kegiatan:

a. Persiapan dan Pengumpulan Data

Persiapan dan pengumpulan data dilakukan pada minggu kedua hingga minggu keempat bulan pertama sejak diterbitkanya Surat Perintah Melaksanakan Kerja (SPMK).

Persiapan dilakukan sebelum pengkajian dengan cara melakukan koordinasi internal antar pengkaji. Tahapan ini dilakukan untuk memperjelas pokok permasalahan dan menyamakan persepsi mengenai masalah yang akan dikaji. Pada tahap ini juga dilakukan pembagian tugas diantara pengkaji.

Pada tahap ini dilakukan pula koordinasi eksternal dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok. Proses ini dilakukan untuk saling membagi informasi. Koordinasi eksternal dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai masalah persampahan dan kebijakan penanganannya di Kota Depok.

b. Penganalisaan

Penganalisaan data dilakukan dua kali tahapan. Penganalisaan data awal dilakukan pada minggu kedua bulan pertama atau minggu ketiga bulan kerja. Analisa data selanjutnya dilakukan pada minggu kedua dan ketiga bulan kedua kerja.

Pada tahap ini dilakukan koordinasi internal antar pengkaji. Koordinasi dilakukan untuk membahas hasil analisa masing-masing yang kemudian dikompilasikan dan dilakukan penyamaan persepsi  terhadap masalah yang dikaji. Analisa terhadap permasalahan tersebut menjadi dasar kajian tim lebih lanjut.

2. Tahap Kedua

Tahap kedua, penulisan laporan. Dalam laporan ini dibuat bertahap menjadi dua tahapan.

a. Tahap pertama merupakan laporan pendahuluan yang berisi tentang metodologi, identifikasi masalah awal dan rencana kerja yang akan dilaksanakan.

b. Tahap kedua adalah laporan akhir yang berisi penyempuraan dari laporan awal dan hasil kajian serta rekomendasi terhadap pengaturan pengelolaan persampahan.

B. ORGANISASI PELAKSANAAN KAJIAN

Pelaksanaan Kajian terhadap Perda Persampahan mencakup pengumpulan data primer, data sekunder, data tersier, penganalisaan data, pengkajian terhadap permasalahan dari analisa data, dan penulisan laporan kajian. Pekerjaan ini lebih fokus kepada kajian deskriptif  dan analisa secara formil maupun materiil terhadap peraturan perundang-undangan dan kebijakan pengelolaan sampah.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, dilakukan koordinasi yang efektif dan efisien dengan deskripsi kerja yang memadai. Pengorganisasian tersebut dilakukan agar dapat menghasilkan kajian yang komprehensif dan optimal.

C. TENAGA AHLI PENDUKUNG

Pelaksanaan kajian terhadap Perda Persampahan dilakukan oleh tenaga ahli yang memadai. Tenaga ahli yang melaksanakan kegiatan ini adalah satu orang ahli hukum, satu orang ahli perundang-undangan (hukum), dan satu orang ahli sosial. Koordinator kajian adalah seorang S2 hukum yang memiliki pengalaman memadai melakukan kajian terhadap peraturan perundang-undangan. Sedangkan anggota tim adalah seorang sarjana hukum yang memiliki keahlian dalam melakukan analisa perundang-undangan dan seorang S2 sosial yang memiliki pengalaman dalam penyusunan naskah akademis peraturan perundang-undangan dan pengembangan media.

Penggunaan tenaga pendukung dalam pengkajian ini adalah tenaga administrasi dan teknis operasional. Tenaga ahli pendukung tersebut adalah seorang dua orang pekerja administratif, termasuk mengoperasikan komputer yang mendukung pekerjaan ini.

Berikut daftar personil yang melakukan Kajian Perda Persampahan:

Koordinator (Team Leader) : Nurul Ghufron, SH, MH

Anggota Tim :  (1) Bernadi Indra Surya, SH , (2) Nur Budi Hariyanto, SAg. MSi.

Tenaga Pendukung : (1) Aneu Rahmawati, SE, (2)  Muchtar Kusumaatmaja, SKom

D. LAPORAN KAJIAN

Laporan penulisan kajian dilakukan dalam bahasa Indonesia dan diserahkan kepada pihak yang memberikan pekerjaan. Jenis-jenis laporan kajian yang dilakukan adalah:

1. Laporan Pendahuluan

Laporan pendahuluan berisi tentang rencana kerja, metodologi, dan pemahaman terhadap rencana kerja Kajian Perda Persampahan. Dalam laporan pendahuluan dimasukan hasil kajian awal yang telah dilakukan terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Persampahan, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, dan Perda-perda yang mengatur masalah persampahan.

Laporan diserahkan selambat-lambatnya dua minggu setelah Surat Perintah Melaksanakan Kerja (SPMK) ditandatangi. Laporan diserahkan sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar kepada Satuan Kerja Bidang Pelayanan Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok.

2. Laporan Akhir

Laporan akhir berisi penyempuraan dari laporan awal dan hasil kajian yang komprehensif atas Kajian Perda Persampahan. Dalam laporan akhir dimasukan hasil kajian yang komprehensif terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Persampahan, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, dan Perda-perda yang mengatur masalah persampahan, undang-undang yang berkaitan dengan masalah persampahan, pengelolaan kebijakan persampahan dan rekomendasi terhadap pengaturan pengelolaan persampampahan.

Laporan diserahkan selambat-lambatnya pada minggu terakhir bulan terakhir dari rencana kerja. Laporan diserahkan sebanyak 5 (sepuluh) eksemplar kepada Satuan Kerja Bidang Pelayanan Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s