UPS Cinangka

Unit Pengolahan Sampah (UPS) Depok

Sumber:  http://cinangka.blogdetik.com/  29 Oktober 2011

Blog ini sebenarnya terpaksa dibuat, karena saluran komunikasi formal benar-benar tidak berjalan sebagaimana mustinya. Tulisan ini ingin menggambarkan bagaimana Pemerintah Daerah Depok, khususnya Kecamatan Sawangan, lebih khusus lagi Kelurahan Cinangka abai terhadap pengabdian kepada masyarakatnya, terkait pengelolaan sampah.

Blog ini mungkin tidak dapat mewakili dan menggambarkan situasi sebenarnya, tetapi semoga sedikit banyak menggambarkan maksud dibuatnya blog ini. Dengan berharap, mungkin ada yang salah satu pembaca yang bisa memberikan cara agar persoalan ini mendapat perhatian yang pantas.

Awal Cerita 

Sumber: http://cinangka.blogdetik.com/30 Oktober 2011

Cerita bermula saat RT 03 RW 06 Kampung Kebon, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Kota Depok meminta bertemu. Memang sebelumnya terdengar cerita kalau di lingkungan RT 03 tersebut direncanakan dibangun Unit Pengolahan Sampah (UPS). Tapi tentu saja itu terdengar aneh. Bagaimana tidak aneh, kalau pemerintah akan membangun UPS di lokasi yang masyarakatnya menolak rencana tersebut. Jadi kesimpulannya pasti masyarakat sekitar, terutama yang berdekatan dengan lokasi tersebut sudah terinformasikan dengan baik dan menerima rencana tersebut.

Bertemu dengan pak RT ternyata memutar balik logika. Ternyata rencana ini ditentang oleh warga setempat, tertama yang tinggal berdekatan dengan lokasi tersebut. Atas dasar informasi tersebut, musyawarah wargapun dilaksanakan. Pertemuan yang dihadiri oleh Ketua LPM, Ketua RW dan Ketua RT dihadiri oleh sebagian besar warga yang berakhir dengan kesepakatan untuk MENOLAK rencana tersebut.

Rangkaian surat yang dilayangkan kepada pihak-pihak terkait mungkin bisa menggambarkan bagaimana komunikasi formal benar-benar tidak dapat berjalan. Berbeda dengan komunikasi verbal, yang sejak jaman primitive sudah dilakukan manusia, komunikasi tulisan lewat surat formal adalah gambaran masyarakat yang lebih maju. Anehnya, justru komunikasi ini yang benar-benaar macet dan tidak berjalan, di pemerintahan Kota Depok, khususnya Kecamatan Sawangan, lebih khusus lagi Kelurahan Cinangka. Bagaimana tidak, tidak satupun surat yang dilayangkan oleh RT 03 / RW 06 Kampung Kebon, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Kota Depok ini mendapat tanggapan formal yang sepadan. Alih-alih mendapat balasan formal berupa surat atau mendapat penjelasan formal lainnya, untuk memastikan surat nya diterima pun, pak RT ini harus datang sendiri dan menanyakan langsung apakah surat sudah diterima. Ada kalanya, surat dikatakan hilang dan pak RT harus mem-foto-copy ulang untuk disampaikan kembali.

Itu gambaran bagaimana pemerintah Kota Depok, khususnya Kecamatan Sawangan, lebih khusus lagi Kelurahan Cinangka melayani warga masyarakatnya.

Surat Kepada Kepala DKP

Sumber: http://cinangka.blogdetik.com/  30 Oktober 2011 

Setelah melaksanakan musyawarah, pak RT berinisiatif untuk mengumpulkan tanda tangan untuk dilampirkan dalam surat kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok, sebagai pihak yang paling berkepentingan dengan aktifitas ini.

Berikut surat dan lampirannya:

 

 

 

Koran Monitor Depok

Sumber: http://cinangka.blogdetik.com/  30 Oktober 2011 

Surat kepada Kepala DKP Kota Depok tertanggal 18 Juli 2011, tidak mendapat tanggapan sama sekali. Alih-alih mendapat tanggapan secara formal, layaknya komunikasi pada jaman yang lebih maju ini, kepada wartawan pihak-pihak yang seharusnya melayani masyarakat, justru meenyatakan bahwa sosialisasi yang kurang sebagai penyebab penolakan itu. Padahal, masyarakat membutuhkan penjelasan lebih dari sekedar sosialisasi.

Tetapi seperti itulah pemerintah Kota Depok, khususnya Kecamatan Sawangan, lebih khusus lagi Kelurahan Cinangka, melayani masyarakatnya. Sampai hari tulisan ini dibuat, memang tidak ada sosialisasi. Seolah pamer kekuasaan, aktifitas pembangunan UPS terus saja dilaksanakan.

Hebatnya aparat pemerintah negri demokrasi ini.

Ketemu Lurah Cinangka

Sumber: http://cinangka.blogdetik.com/ 30 Oktober 2011

Karena tidak mendapatkan tanggapan apa-apa dan didapati di lapangan, pelaksanaan pembangunan UPS tersebut tetap dilanjutkan, pak RT berinisiatif mengajak beberapa orang warga untuk menemui Lurah Cinangka. Ternyata di Kantor Kelurahan Cinangka telah berkumpul aparat Bimas dari Polsek Sawangan dan Babinsa. Mereka berjaga karena mendapat berita bahwa warga akan menghalang-halangi pelaksanaan pembangunan UPS tersebut.

Mungkin memang ada yang sengaja menghembus-hembuskan adanya gerakan fisik untuk menghalang-halangi, tetapi nyatanya pak RT menjelaskan, bahwa warga menyerahkan usaha penolakan tersebut secara lebih elegant kepada pak RT.

Walaupun warga merasa pihak pemerintah mengabaikan hak-hak masyarakat yang dilindungi oleh Undang-undang, nyatanya aparat dimanfaatkan untuk mengamankan tindakan “pengabaian undang-undang”. Ironi negri demokrasi lainnya.

Lurang yang ditemuipun ternyata menjawab semua pertanyaan dengan “tidak mengetahuinya”. Dan melemparkan masalah kepada DKP yang menurut Lurah adalah sebagai pemilik proyek dan yang berkewajiban untuk menjelaskan kepada warganya.

Lurah telah berkali-kali meminta kepada DKP untuk sosialisasi tetapi tidak mendapat tanggapan. Bahkan Lurah tidak mempunyai informasi tentang pembangunan tersebut, misalnya gambar bangunan, kapan akan dilaksanakan dan seterusnya.

Hampir tidak ada informasi yang berarti mengenai pembangunan UPS tersebut didapat pada pertemuan tanggal 10 Agustus 2011, sekitar jam 10 sampai jam 11 pagi itu.

Lurah tidak tau apa yang menjadi keresahan warganya.

Lurah tidak tau apa yang akan dikerjakan di daerahnya.

Lurah juga tidak tau apakah Perda mengenai hal ini sudah ada.

Lurah cuma menjanjikan untuk membuat kesepakatan dengan warga, jika nantinya akan mengoperasikan UPS ini.

Lurah ini sekarang sudah dimutasi dan diganti dengan yang baru dengan gaya yang mungkin tidak jauh berbeda.

Betapa suka-sukanya melaksanakan pelayanan warga di negri ini.

Kirim Surat Ke BPPT 

Sumber: http://cinangka.blogdetik.com/ 30 Oktober 2011

Merasa pertemuan dengan Lurah Cinangka tanggal 10 Agustus 2011 tidak akan membuahkan hasil apa-apa. Diluar upaya kurang terpuji beberapa pihak tetapi lazim dilakukan di negri ini untuk mempengaruhi warga, pak RT dan jajaran tetap ingin terus mengupayakan upaya penolakan ini dengan maksimal. Maka dilayangkan surat kepada Kepala Badan Pelayanan PerizinanTerpadu Kota Depok, dengan tetap memberikan tembusan kepada Kepala DKP, Camat Sawangan, Lurah Cinangka dan Ketua LPM Cinangka.

Surat menjelaskan lebih detail mengapa warga tetap menolak pembangunan UPS tersebut, yang diharapkan Kepala BPPT Kota Depok tidak akan mengeluarkan izin pembangunannya.

Bukankah izin hanya dapat dikeluarkan apabila tidak bertentangan dengan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku?

Ternyata tidak demikian yang terjadi. Pembangunan tetap terus berjalan. Surat kembali diabaikan tanpa balasan, bak angin lalu hilang tak berbekas.

 

 

 

Standar Ganda Pemkot Depok 

Sumber: http://cinangka.blogdetik.com/ 30 Oktober 2011

Ternyata mudah bagi penguasa menerapkan standar ganda.

Di satu sisi Pemkot Depok menerapkan Perda Tentang Garis Sempadan Sungai, seperti diberitakan pada situs resmi Pemkot Depok berikut ini

http://www.depok.go.id/25/08/2011/berita-foto/penghentian-penurapan-kali-pesanggrahan-di-perumahan-bukit-cinere-indah

 

 Di sisi lain, Pemkot Depok membangun UPS persis ditepi sungai, tanpa mengabaikan Perda Sempadan Sungai yang dengan gagah dijalankan itu. Apakah gambar teknis yang ditanda-tangani oleh pihak-pihak ini kurang menggambarkan dimana letak UPS itu akan dibangun? Bukankah tulisan sungai sangat jelas tercantum?
Jangan-jangan mereka tidak mengerti…….

Surat Ke Pak Walikota

Sumber: http://cinangka.blogdetik.com/ 30 Oktober 2011

Budel surat-surat ini semua dikirim kepada Walikota Depok dengan tembusan kepada Kapolres Metro Depok untuk menjadi perhatian. Sulitnya mencari perhatian di negri yang banyak masalah seperti ini. Para aparat pemerintah terlalu sibuk mengurusi urusan yang mungkin lebih penting. Atau justru mengurus kepentingan masing-masing?

 

 Link Foto /Peta UPS Cinangka

  1.  http://www.flickr.com/photos/69342889@N07/6304970425/
  2. http://www.flickr.com/photos/69342889@N07/6305501082/
  3. http://www.flickr.com/photos/69342889@N07/6304973639/
  4. http://www.flickr.com/photos/69342889@N07/6305496834/
  5. http://keboncinangka.files.wordpress.com/2011/10/goomap200_1.jpg

m

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s