UPS Duren Seribu

Maret 2011

UPS Ciptakan Lahan Pekerjaan

Sumber: http://www.depok.go.id/ 18 Maret 2011

Rencana pembangunan unit pengolahan sampah (UPS) diwilayah Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, kini telah dinanti masyarakat setempat. Tidak hanya itu, pembangunan UPS di wilayah itu pun nampaknya akan berjalan mulus. Pasalnya, semua elemen masyarakat di wilayah tersebut tidak keberatan dengan rencana tersebut.

“Sebelum kami berniat untuk membangun UPS, sosialisasi kepada masyarakat yang melibatkan dinas terkait telah kami lakukan. Alhamdulillah, respon masyarakat cukup baik dan insya allah pembangunan akan berjalan lancer,” ujar Undang Hidayat, Lurah Duren Seribu.

Dengan dibangunnya UPS, lanjutnya, diharapkan persoalan sampah yang saat ini terjadi diwilayah tersebut dapat diatasi dengan baik. Tidak hanya itu, tingkat kebersihan dan kenyamanan masyarakat pun akan lebih baik.

“Dengan dibangunnya UPS, lapangan kerja untuk masyarakat nantinya akan terbuka lebar dan mampu menyerap tenaga kerja lokal. Kami berharap, pembangunan UPS di wilayah kami dapat direalisasikan tahun ini,”tandasnya. Lahan untuk pembangunan UPS dikatakan Undang, telah tersedia yakni dilingkungan RT 01/04, dengan luas lahan mencapai 1300 meter persegi. Saat ini, lahan tersebut telah dibeli oleh Pemkot dan tinggal menunggu realisasi pembangunannya.

“Kami berharap ketika ada UPS nanti, masalah penangan sampah diolah dengan telaten tentu akan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat,” katanya. Saat ini, sambungnya, masih banyak warganya yang membuang sampah di pekarangan rumah mereka dengan cara membuat lubang biopori. Namun demikian, ia juga menapikan bahwa ada sekitar dua titik TPS liar diwilayahnya.

Juli 2012

Baru setahun, UPS Duser rusak

Oleh Sudibyo, http://www.monitordepok.co.id/ 24 Juli 2012 

DUREN MEKAR, MONDE: Bangunan Unit Pengolahan Sampah (UPS) di Kelurahan Duren Seribu (Duser), Kecamatan Bojongsari rusak berat. Bagian atap bolong, dinding bangunan mengalami keretakan.

Meski kerusakan bangunan sudah disampaikan aparat kelurahan dan LPM setempat ke dinas terkait, namun hingga kini bangunan yang berdiri setahun silam itu belum juga diperbaiki sehingga kerusakannya merambat ke lainnya.kondisi bangunan semakin rusak.

“Bangunan yang didirikan dengan biaya besar ini bisa mubajir, karena sudah setahun dibangun kemudian belum difungsikan dan kondisi bangunan sudah pada rusak di bagian atap dan dinding,” kata Arsin, Ketua LPM Duren Seribu, sambil menunjukkan kerusakan bangunan UPS, kemarin.

Apabila dinas terkait memfungsikan hanggar ini untuk UPS, menurut dia tidak mungkin, karena atap yang terbuat dari asbes banyak bolong yang diperkirakan jumlahnya mencapai belasan lembar, kemudian sejumlan dinding bangunan retak. Demikian juga terhadap bangunan ruang kantor yang ada di dalam UPS kurang berkualitas. “Diyakini pemborong yang mengerjakan UPS ini nakal,” ujar Arsin.

Seharusnya, lanjut dia, ketika bangunan tersebut mengalami kerusakan pihak pemborong datang memperbaikinya, karena dalam aturan proyek apabila pembangunan selesai dikerjakan terdapat masa garansi, sehingga jika bangunan itu rusak bisa diperbaiki.

Tapi, sayangnya UPS yang terbangun di lahan seluas 1.300 m², di RT02/04 Kelurahan Duren Seribu, kerusakannya dibiarkan sehingga kondisi bangunan lainnya yang tidak rusak juga ikut mengalami kerusakan.

Sementara itu, Lurah Duren Seribu Undang Hidayat mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) agar bangunan yang mengalami kerusakan bisa diperbaiki. Tapi, sayangnya hingga kini bangunan ini belum diperbaiki.

“Kalau kondisi bangunan ini rusak, maka tidak bisa difungsikan. Harapan kami DKP segera memperbaikinya,” ujar Undang.(sud)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s