Berita UPS 2013

Maret 2013

DKP Kota Depok :Bangun UPS dan Tambah Armada

Sumber: http://www.postkotapontianak.com/26 Maret 2013

DEPOK-Kepala Bidang Sarana dan Prasaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, H. Ridwan, mengungkapkan, meski dengan keterbatasan anggaran yang ada, namun pihaknya berupaya mencari solusi untuk meminimalisir tingginya volume sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya. Yakni membangun Unit Pengolahan Sampah (UPS) yang telah dilakukan di beberapa wilayah yang tersebar di Kota Depok.

“Tahun 2013 ini ,membangun satu unit hanggar UPS.Lokasi pembangunannya adalah di wilayah Markas Komando Brimob, Kelapa Dua. Kalau tidak ada halangan, mudah-mudahan pembangunannya bisa dimulai sekitar bulan Mei 2013 mendatang”, ungkapnya kepada wartawan Senin (25/3/2013), dikantornya.
Salah satu hanggar sampah di kota Depok.(ist)

Menurutnya, jika dilihat dari RPJMD Kota Depok, target pembangunan UPS sebanyak 60 unit. Hingga akhir tahun 2012 lalu, pihaknya sudah membangun sekitar 45 unit. “ Terkait belum dapat beroperasinya beberapa hanggar UPS yang telah dibangun sebelumnya, tidak lain dikarenakan masalah sarana dan prasarana pendukung yang belum tersedia,” tutur Ridwan.

Dia mencontohkan, UPS yang sudah dibangun, tapi sarana jalan masuk menuju ke Lokasi UPS belum dibuat sehingga armada truk pengangkut sampah tidak dapat masuk ke lokasi UPS.

“Selain membangun hanggar UPS, Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga bakal menambah armada truk pengangkut sampahnya,”ucap Ridwan.

Selain itu, papar Ridwan, tahun 2013 ini pihaknya rencana akan kembali mengalokasikan dana APBD untuk membeli 10 unit armada truk pengangkut sampah. Hingga tahun lalu (2012), armada truk yang kita miliki baru sekitar 67 unit. Tahun ini, kita akan menambah 10 unit truk lagi karena ada beberapa armada yang akan diistirahatkan karena biaya operasional dan perawatannya terlalu tinggi”, paparnya.

Dia mengingatkan, penanganan masalah sampah di Kota Depok tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah saja. Penanganan sampah bisa dimaksimalkan jika pemerintah dan masyarakat bersama-sama untuk saling bekerja sama dalam menanggulanginya.

“Artinya tingginya volume sampah yang dihasilkan di Kota Depok saat ini saja belum semuanya dapat terangkut oleh armada truk yang ada,” imbuhnya.

Ridwan menjelaskan, dari data DKP, 4500 m kubik volume sampah yang dihasilkan (masyarakat) setiap harinya, kira-kira sampah yang tertangani baru sekitar 38 persen perhari dari volume sampah yang dihasilkan. Tidak mungkin pihaknya masukkan sampah-sampah tersebut ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Cipayung karena kapasitas sampah disana sudah ‘kritis’. Solusi untuk mengurangi volume sampah yang akan dikirim ke TPA tersebut adalah dengan pemilahan sampah di UPS. “ Artinya,pemilahan sampah dari rumah tangga, tentunya peranan dari bank-bank sampah yang dapat menampung sampah dari masyarakat sehingga dapat dijadikan nilai ekonomis yang menghasilkan rejeki,” jelasnya.(Said/Sudrajat)

Mei 2013

Tanggulangi sampah, Pemkot Depok bangun UPS

Sumber: http://metro.sindonews.com/ Marieska Harya Virdhani, 22 Mei 2013  

Ilustrasi. (Sindophoto)

Sindonews.com – Guna mengurangi jumlah volume sampah di Depok, yang mencapai 4200 meter kubik per hari, membuat Pemerintah Kota Depok menambah pembangunan Unit Pengolahan Sampah (UPS).

Kali ini Pemkot Depok membidik Brimob Kelapa Dua Depok, untuk segera memiliki UPS. Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok Rahmat Hidayat mengatakan, Pemerintah Kota Depok akan mengoperasikan 15 Unit Pengolahan Sampah (UPS) pada tahun 2013. Sebab selama ini, dari 45 UPS yang dibangun, baru ada 22 UPS yang beroperasi.

“Salah satunya, UPS Brimob Kelapa Dua Cimanggis Depok. Tahun ini UPS Brimob dibangun dan dioperasionalkan tahun depan, Brimob ingin sampahnya tak keluar. Jadi langsung diolah seperti UI juga sudah punya UPS,” katanya di Depok, Rabu (22/05/2013).

22 UPS yang ada saat ini dapat mengolah sampah 630 meter kubik per hari. Sehingga dapat mengurangi beban timbunan sampah di TPA sebanyak 12 persen. Dengan dioperasikan tambahan 15 UPS lagi, kata dia, artinya ada 36 UPS yang nantinya sudah beroperasional. 36 UPS itu dapat mengurangi beban TPA 1080 meter kubik per hari.

“Kami targetkan dalam satu bulan dioperasikan tiga UPS. Dalam lima bulan nantinya 15 UPS sudah beroperasi. Di antaranya di Ratujaya dan Rawageni. Krukut sudah beroperasi,” tuturnya.

Depok Targetkan Pengoperasian 36 Unit Pengolahan Sampah

Sumber: http://www.republika.co.id/24 Mei 2013,  

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok akan membangun satu Unit Pengolahan Sampah (UPS). UPS akan dibangun di Mako Brimob Kelapa Dua.

“Ya, tahun ini, UPS di Mako Brimob Kelapa Dua dibangun. Dan tahun depan akan beroperasi,” ujar Kepala Bidang Kebersihan DKP Kota Depok, Rahmat Hidayat, di Depok.

Rahmat mengatakan, keberadaan UPS sangat penting untuk mengoptimalkan pengolahan sampah dan mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Depok. Hingga akhir tahun 2013, Rakhmat mengatakan pihaknya menargetkan pengoperasian sebanyak 36 UPS.

Rahmat menjelaskan, saat ini baru 21 UPS yang sudah beroperasi. “Untuk sisa UPS yang belum, targetnya setiap bulan kami mengoperasikan tiga UPS,” ucap dia.

Saat ini, dengan 21 UPS yang telah beroperasi, sampah di Kota Depok setiap harinya berkurang sebanyak 630 meter kubik. “Dari 21 UPS yang sudah ada itu, sangat mampu mengurangi 12 persen dari timbunan sampah Depok per harinya,” papar Rahmat.

Rahmat menambahkan, jika nanti ke-36 UPS sudah dioperasikan, setiap harinya sebanyak 1.080 meter kubik sampah akan berkurang. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring penambahan pengoperasian UPS lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s